Penguatan Tata Kelola, Menteri ESDM Lantik 19 Pejabat Tinggi Pratama
Menteri
Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia melantik 19 Pejabat Tinggi
Pratama di lingkungan Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (06/05).
Menteri
ESDM menegaskan pelantikan merupakan upaya memperkuat tata kelola sektor energi
dan sumber daya mineral, sekaligus memastikan implementasi arah kebijakan
pemerintah ke depan. Pemerintah dituntut untuk meningkatkan peran negara dalam
pemanfaatan sumber daya alam, sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
“Pelantikan
dalam rangka reorganisasi, penyehatan, dan mencari formulasi tim yang lebih
untuk percepatan target Presiden Prabowo Subianto sangat besar kepada
kita", ujar Bahlil.
Bahli
menginstruksikan jajaran pimpinan agar tidak hanya terpaku pada urusan
administratif perizinan, melainkan harus mampu mengeksekusi program prioritas
Presiden RI.
Bahlil menambahkan optimalisasi pengelolaan energi dan sumber daya mineral
harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan
negara,
“Sumber
daya alam kita adalah milik negara, tidak boleh lagi mengobral potensi yang ada
dan hasilnya harus kita jaga bersama,” sambung Bahlil.
Perubahan pimpinan di Direktorat Jenderal Mineral dan
Batubara meliputi tiga jabatan. Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan
Batubara yang semula diemban Siti Sumilah Rita Susilawati, digantikan Totoh
Abdul Fatah yang selama ini menjadi Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara.
Rita menempati posisi berikutnya sebagai Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi.
Penyelidik Bumi Ahli Madya, Asep Kurnia Permana
dipromosikan sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara yang baru, sedangkan
Surya Herjuna beralih jabatan sebagai Kepala Kepala Balai Besar Survei dan Pemetaan
Geologi Kelautan. Hendra Iswahyudi yang sebelumnya menduduki Direktur
Konservasi Energi, kini mengemban jabatan sebagai Direktur Penerimaan Mineral
dan Batubara.
Pejabat
Tinggi Pratama yang dilantik lainnya adalah sebagai berikut:
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Erick
Hutrindo Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Energi dan Sumber Daya
Mineral
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Rakhmawati
– Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Joko
Hadi Wibowo – Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Priatin
Hadi Wijaya – Direktur Panas Bumi.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Noor
Arifin Muhammad – Direktur Bioenergi.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Gigih
Udi Atmo – Direktur Konservasi Energi.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Tony
Susandy – Direktur Energi Terbarukan.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Ryllo
Ashuri Panay – Direktur Penanganan Aset Barang Bukti.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Yunus
Saefulhak – Inspektur II.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Edi
Wibowo – Kepala Pusat Pengembangan SDM Ketenagalistrikan, Energi Baru,
Terbarukan, dan Konservasi Energi.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Bayu
Nugroho – Kepala Pusat Pengembangan SDM Geologi, Mineral, dan Batubara.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Sumartono
– Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Chrisnawan
Anditya – Direktur Bahan Bakar Minyak.
<!--[if !supportLists]-->-
<!--[endif]-->Surya
Widyantoro – Deputi Eksploitasi SKK Migas.
Bahlil
meminta seluruh pejabat baru untuk segera bekerja, memperkuat koordinasi, dan
mengoptimalkan potensi yang ada demi mendukung agenda pembangunan nasional. (SA/ER)