Dirjen Minerba Lepas Delegasi Tim Garuda Mine Rescue ke Ajang IMRC 2026 di Zambia

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) secara resmi melepas Delegasi Tim Garuda Mine Rescue yang akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi International Mine Rescue Competition (IMRC) 2026 yang akan diselenggarakan pada 25 April hingga 5 Mei 2026 di Zambia, Afrika.

Dalam sambutannya, Dirjen Minerba Tri Winarno menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam ajang ini merupakan langkah strategis untuk menunjukkan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia sektor pertambangan nasional, khususnya dalam aspek keselamatan dan tanggap darurat pertambangan.

Sebelumnya Dirjen Minerba juga mengapresiasi keterlibatan dan respon cepat tim ESDM Siaga Bencana dari badan usaha pertambangan Indonesia saat terjadi bencana banjir di Sumatera.

“Jadi luar biasa upaya teman-teman (badan usaha) responnya sangat cepat sekali, yang notabene tanpa harus ada komando tapi sudah bergerak. Ini yang saya rasa budaya ini kita tetap pertahankan, supaya masyarakat juga perlu tahu bagaimana menyikapi terhadap suatu bencana,” pungkas Tri Winarno pada Rabu (21/4).

Tim yang akan bertanding merupakan gabungan personel terbaik dari berbagai perusahaan pertambangan nasional, yaitu PT Aneka Tambang Tbk, PT Adaro Energy Indonesia Tbk, PT Borneo Indobara, PT Kalimantan Prima Persada, dan PT Ganda Alam Makmur.

Kolaborasi lintas perusahaan ini mencerminkan sinergi kuat dalam membentuk tim penyelamat tambang yang profesional, tangguh, dan berstandar internasional. Para anggota tim merupakan rescuer terpilih yang telah teruji melalui ajang nasional seperti Indonesia Fire and Rescue Challenge (IFRC), serta telah menjalani proses seleksi ketat dan pelatihan intensif.

Tim yang diterjunkan telah menjalani pelatihan terpusat di Fire & Rescue Training Ground PT Bumi Suksesindo, Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai bagian dari persiapan menghadapi standar kompetisi internasional yang tinggi.

Besar harapan bagi Tri Winarno bahwa ajang ini bukan hanya untuk menorehkan prestasi, melainkan sebagai sebagai momentum untuk menggali ilmu dan implementasi Good Mining Pratice.

“Saya sampaikan bahwa ini bukan suatu akhir, harapannya tetap dapat penghargaan, tetapi ini adalah awal, saya rasa kita harus tetap menggali manfaat dari kompetisi ini apa, khususnya untuk Indonesia. Sekali lagi selamat jalan, selamat berjuang disana, selalu jaga kekompokan, jaga kesehatan, dan tetap semangat,” tutup Tri Winarno. (dp)

sumber: HumasMinerba